Masjid Jateng

Masjid Jateng
Masjid Agung Jawa Tengah

Selasa, 13 September 2011

Ringan Maen Game Besar di PC / Laptop

Bagi maniak game yang punya komputer atau laptop yang lemot insyaAllah tips berikut cukup berguna untuk diterapin biar maen gamenya lancar.

Tips ini udah saya terapin di komputer yang cukup lemot tapi alhamdulillah bisa maenin game PES 2011. Gkgkgkgkg

Hmmm sebenernya sih tetap menggunakan software juga, software tersebut mempunyai fungsi kira-kira untuk menutup beberapa aplikasi yang jalan dibelakang layar, sehingga beban memory kita jadi berkurang. Dan beberapa fitur lainnya adalah membuat komputer kita yang mempunyai spesifikasi "seadanya" menjadi berada di level top performance-nya hardware tersebut. Hadooh bahasanya ribet... Wkwkwkwkwkw

Intinya sih insyaAllah bisa maenin game berat tersebut "selama" komputer/laptop kamu sudah memenuhi minimum requirements yang disyaratkan oleh game tersebut. Ingat looohh minimum bukan yang recommended. Untuk mengetahui minimum requirements game yang pengen Anda maenkan.

Kalo yang minimum aja gak memenuhi kayanya sulit deh. Karena walau dah pake spek yang yang direkomendasikan aja pun terkadang maen gamenya masih suka nge-lag. Naah makanya sekarang kita perlu software tertentu yang membuat komputer/laptop yang udah memenuhi persyaratan tersebut menjadi lebih maksimal kearah game, jadiiiiiiiiii.... maen gamenya bisa maknyus...

iki lho softwarenyeeeeee :

Game Booster

http://www.enterupload.com/0y2qxac2nr2o/Game_Booster_Premium_2.41.rar.html


Game Accelerator

http://www.enterupload.com/7tyde17k8pqv/Game.Accelerator.9.0.95.rar.html

Cara installnya, ikutin aja readme nya, ada kok di dalam file tersebut.

Naah khusus untuk game booster biar bisa jadi full version, blok dulu aplikasi game booster tersebut dengan menggunakan firewall yang kalian punya, atau gampangnya pake bawaan windows aja deh. Untuk Windows 7, Control Panel---System and Security---Windows Firewall, nah terus di bagian sebelah kiri ada kan beberapa pilihan, pilih aja yang advanced settings. Tunggu aja mpe keluar settingannya. Naahh pada kolom paling kiri pilih Inbound Rules, yaa udah tinggal cari aja Game booster, terus klik 2 kali---pilih blok connection--- ok. Naah baru deh aplikasinya di crack.

kalo bingung ya gondelan cagak ae lah........

Oiya untuk win xp belum ada tutornya, soalnya belum install di sana. Saya sekarang pake win 7 soalnya. hohohoho Lama gak nyobain istri muda soalnya, wkwkwkwkwkwwk hohohoho


Oke, ada tambahan lagi nih.... biar tambah maknyusss maen gamenya... Gkgkgkgkg Dan ini juga sudah saya terapin juga, alhamdullilah tambah maknyusss... muanthabbbmanthab

Naah ketika udah selesai install dan udah nge-build chache-nya, sekarang buka Options---Applications priority... Ntar cari deh game yang biasanya kamu maenkan, kalo udah ketemu silahkan drag drop (klik kiri rendam diaplikasi tersebut) terus pindah ke kolom sebelahnya. Setelah itu save settingan tersebut, dannn silahkan maenkan game kesukaan kamu.... hohohoho

Oke deh, semoga dengan tips berikut maen gamenya tambah lancar dan tentu saja gak membuang waktu yang banyak demi game tersebut. Ingat game sebenernya adalah hiburan dan penghilang stresss, soooo jangan sampe kamu menjadi stresss gara-gara game. Wkwkwkwkw
ngakak_gedengakak_gedengakak_gede

Jumat, 09 September 2011

Inilah 7 Cara Aneh Redakan Rasa Sakit


Mengobati rasa sakit tidak harus selalu menggunakan obat-obatan. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan ada tujuh cara alami yang aneh namun efektif mengurangi rasa nyeri. Seperti yang dikutip dari prevention, ini dia delapan cara tersebut.
1. Mengeluarkan Sumpah Serapah

Mengeluarkan kata sumpah serapah memang bukan hal yang baik, tapi jika dilakukan pada saat yang tepat justru bermanfaat. Para ilmuwan dari Keele University menemukan bahwa membiarkan seseorang melontarkan sumpah serapah bisa memiliki efek penghilang rasa sakit yang kuat, terutama bagi orang yang tidak biasa melakukannya.
Detak jantung akan dipercepat ketika seseorang mengulang kata-kata makian sehingga menunjukkan peningkatan agresi yang akan menurunkan kelemahan dari tubuh. Kondisi ini akan membuat seseorang lebih toleran terhadap rasa sakit.
2. Memandangi Foto Orang yang Dicintai
Ini dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of California, Los Angeles (UCLA) dengan melibatkan 25 wanita. Mereka mendapatkan rangsangan panas yang cukup menyakitkan sekaligus diperlihatkan foto sebuah kursi, orang yang tidak dikenal dan foto kekasih mereka. Dari tes ini, para partisipan mengaku rasa sakit mereka berkurang ketika memandangi foto kekasih mereka dibanding saat melihat foto-foto lainnya.
“Sudah sejak lama kita mengetahui bahwa seorang pasien akan lebih kuat menghadapi rasa sakit ketika ditemani orang-orang terkasih. Dalam riset ini, kami ingin membuktikan bahwa memandang foto orang yang dicintai juga memiliki efek yang sama,” ungkap Naomi Eisenberger, Asisten Profesor Psikologi serta Direktur Laboratorium Ilmu Syaraf Afektif dan Sosial di UCLA.
3. Berfantasi Seksi
Biarkan pikiran Anda mengembara pada hal yang berbau seksi untuk mengimbangi rasa nyeri. Dari penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University, diketahui bahwa responden dapat menahan rasa sakit lebih banyak dan kecemasannya berkurang saat mereka berpikir sesuatu yang berbau seksual, jika dibandingkan dengan responden yang memikirkan hal lain.
“Fantasi mengalihkan fokus pikiran tentang rasa sakit, mengurangi kelelahan dan membuat lebih santai,” kata Hamid Hekmat, PhD, profesor psikologi di University of Wisconsin.
4. Bernapas Dalam-dalam
Anda termasuk orang yang takut disuntik? Jika ya, cobalah untuk mengambil napas dalam-dalam ketika jarum suntik akan masuk ke dalam tubuh. Wanita yang melakukan pernafasan secara perlahan dilaporkan lebih sedikit merasakan sakit. Bernapas juga merupakan suatu distraksi yang tepat saat merasakan sakit.
5. Lakukan Meditasi
Sebelum tidur, biasakan untuk melakukan meditasi selama beberapa menit untuk menenangkan pikiran. Orang yang bermeditasi secara teratur memiliki daerah korteks –bagian otak yang mempengaruhi sensitivitas terhadap rasa sakit– yang lebih tebal, daripada mereka yang tidak. Melakukan meditasi selama beberapa hari sudah bisa meningkatkan toleransi pada rasa nyeri.
6. Mencium Aroma Apel
Tahukah Anda bahwa sakit kepala bisa dikurangi dengan mencium aroma apel? Dalam penelitian yang dilakukan oleh Smell & Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, seseorang yang merasa pusing dan mencium aroma apel, rasa sakit kepalanya berkurang. Menurut peneliti, hal ini karena pengalihan perhatian atau kemungkinan aroma apel mengurangi ketegangan otot di kepala dan leher, sehingga mengurangi rasa sakit.
7. Bergaul dengan Sahabat Anda
Rasa sakit yang terus menerus, seperti nyeri punggung bisa jadi lebih mudah dihadapi dengan sedikit bantuan dari teman-teman Anda. Sebuah penelitian di Spanyol menemukan bahwa semakin sering orang sakit mendapat perhatian dari teman-temannya, semakin aktif pula mereka cari cara untuk mengatasi sakit yang dideritanya. Hal ini membantu mereka mengatasi rasa nyeri.

Subhanallah...Masjid Al-Irsyad...Sebuah Masjid Yang Berdindingkan Dua Kalimat Syahadat

Sejak diresmikan 2010 lalu, bangunan ini sudah mencuri perhatian tidak hanya warga sekitar tetapi juga di dunia maya. Masjid yang terletak di Padalarang ini masuk 5 besar "Building Of The Year 2010" oleh National Frame Building Association. Acara akbar yang melibatkan para arsitek di seluruh dunia ini menempatkan Masjid Al Irsyad dalam kategori religious architecture. Menurut ArchDaily, situs publikasi arsitektur terpopuler, Masjid Al Irsyad cukup populer di antara tempat ibadah yang lain dan hanya dikalahkan oleh Gereja Tampa Covenant, Florida, Amerika serikat.

Jika umumnya masjid memiliki kubah atau menara, tidak dengan Masjid Al Irsyad. Masjid yang dirancang oleh Ridwan Kamil, arsitek kenamaan Indonesia ini didesain mirip Ka'bah, berbentuk kubus dengan warna abu-abu. Desainnya sederhana, tidak banyak ornamen namun tetap memiliki keindahan tersendiri.

Dinding masjid terbuat dari batu bata yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk celah yang terbaca sebagai dua kalimat syahadat. Selain memiliki fungsi artistik, lubang-lubang ini juga berfungsi sebagai ventilasi udara. Menjelang malam ketika lampu di dalam masjid mulai dinyalakan, sinar lampu akan menerobos celah ventilasi sehingga jika dilihat dari luar tampak seperti masjid yang memancarkan cahaya berbentuk kalimat syahadat. Sangat mengagumkan.

Keindahan tidak hanya tampak dari luar masjid. Di dalam masjid terdapat 99 lampu bulat berukir asmaul husna yang jika dinyalakan, cahayanya akan membentuk siluet nama-nama suci Allah SWT. Terasa sekali kemegahannya.

Masjid Al Irsyad juga seolah ingin mendekatkan kita pada alam. Lantai tepi mimbar dimanfaatkan untuk kolam di lantai. Suara gemericik air kolam memberikan suasana teduh yang dapat menambah ketenangan ketika beribadah. Dinding di belakang mimbar juga dibiarkan terbuka sehingga jama'ah dapat menikmati pemandangan Padalarang yang menyegarkan.

Didirikan di atas lahan seluas 1.100 meter persegi, masjid berkapasitas 1.500 jama'ah ini selain menjadi tempat ibadah juga menjadi tujuan wisata tak hanya bagi para sekitar Bandung dan Jakarta tetapi juga mancanegara.

Misteri Mayat di Atas Kubah Masjid Nabawi

Qubbatul Khadhra' (kubah hijau) yang terlihat megah di Masjid Nabawi berfungsi menaungi kuburan jasad Rasul Saw yang mulia didampingi kedua sahabatnya sekaligus mertuanya yaitu Abu Bakar Siddiq ra, dan Umar bin Khattab ra. Tempat tersebut dahulunya adalah rumah baginda Rasul Saw karena setiap Rasul yang diutus oleh Allah Swt dikuburkan di mana dia wafat. Sebagaimana sabda Nabi Saw: Tidak dicabut nyawa seorang Nabi pun melainkan dikebumikan dimana dia wafat. (HR. Ibnu Majah)

Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m.

Bangunan yang sederhana itu hanya berdindingkan tanah yang dikeringkan, bertiangkan pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sebelah Timur bangunan Masjid Nabawi dibangun rumah Nabi Saw, dan sebelah Barat dibangun ruangan untuk orang-orang miskin dari kaum Muhajirin yang pada akhirnya tempat itu dikenal dengan tempat ahli Suffah (karena mereka tidur berbantalkan pelana kuda).

Baru pada tahun ke-7 H, Nabi mengadakan perluasan Masjid Nabawi ke arah Timur, Barat, dan Utara sehingga berbentuk bujursangkar 45 x 45 m dengan luas mencapai 2.025 m2 dan program jangka panjang untuk memperluas Masjid Nabawi seperti yang kita lihat sekarang ini diisyaratkan oleh Nabi Saw dengan sabdanya menjelang wafat: "Selayaknya kita memperluas masjid ini".

Hingga pada tahun ke-17 H, Amirul Mukminin Umar bin Khattab khalifah kedua, memperluas ke arah Selatan dan Barat masing-masing 5 m dan ke Utara 15 m, dan dilanjutkan oleh Usman bin Affan khalifah ketiga memperluas ke arah Selatan, Utara dan Barat masing-masing 5 m pada tahun ke-29 H.

Akhirnya pada masa Khalifah Bani Umayyah Al-Walid bin Abdul Malik pada tahun 88 H, memperluas ke semua sisi Masjid Nabawi termasuk ke arah Timur (rumah Nabi) dan kamar-kamar isteri Nabi (hujurat) sehingga makam Nabi Muhammad Saw, Abu Bakar Siddiq, dan Umar bin Khattab termasuk bagian dari masjid dan berada di dalam masjid yang sebelumnya terpisah dari masjid.

Inilah yang menjadi pembahasan para ulama dan fukaha di dalam Fikih Islam, yaitu mendirikan bagunan seperti rumah kubah, madrasah, dan masjid di atas kuburan. Karena Nabi Saw bersabda : Allah mengutuk umat Yahudi dan Nasrani yang membuat kuburan para nabi mereka menjadi masjid-masjid (tempat peribadatan). (HR. Bukhari Muslim)

Hadis di atas dipahami oleh sebagian ulama terutama di kalangan pengikut Syekh Muhammad bin Abdul Wahab (Th. 1115 H/ 1703 M di Masjid Saudi Arabia, dan aliran ini disebut oleh para rivalnya sebagai aliran Wahabiyah, dan di Indonesia dengan aliran Salafi). Secara umum, tidak boleh melakukan kegiatan ibadah di atas kuburan, berdoa menghadap kuburan, dan membangun kubah di atas kuburan.

Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. Mayatnya melekat pada kubah hijau tersebut dan tidak dapat diturunkan sampai sekarang. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan "Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i'tibar".

Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google "Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi".

Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini, terlepas dari kebenarannya, bahwa kembali kepada Tauhid yang murni seperti zaman Rasul Saw adalah tujuan dari dakwah Islam dan misi para Rasul dan umat Islam mesti menerimanya, jika tidak ingin menjadi orang musyrik. Akan tetapi pemeliharaan nilai sejarah dan para pelaku sejarah juga penting, karena Allah berfirman : Sungguh di dalam sejarah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal. (QS. Yusuf : 111).

Akhirnya jika pelaku sejarah tidak boleh dikenang, tidak dimuliakan, tidak dihormati, kuburannya diratakan, bagaimana kita mengambil pelajaran dari sejarah tersebut? Adapun maksud Nabi Saw Allah mengutuk Yahudi dan Nasrani menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, adalah menyembah kuburan. Semoga kita dapat pelajaran. Wallahua'lam.

Kisah Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas

Ternyata 38 kg emas yang dipajang di puncak tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, 28 kg di antaranya adalah sumbangan dari Teuku Markam , salah seorang saudagar Aceh yang pernah menjadi orang terkaya Indonesia.

Orang-Orang hanya tahu bahwa emas tersebut memang benar sumbangan saudagar Aceh. Namun tak banyak yang tahu, bahwa Teuku Markamlah saudagar yang dimaksud itu.
Itu baru segelintir karya Teuku Markam untuk kepentingan negeri ini. Karya lainnya, ia pun ikut membebaskan lahan Senayan untuk dijadikan pusat olah raga terbesar Indonesia. Tentu saja banyak bantuan-bantuan Teuku Markam lainnya yang pantas dicatat dalam memajukan perekonomian Indonesia di zaman Soekarno, hingga menempatkan Markam dalam sebuah legenda.

Di zaman Orba, karyanya yang terbilang monumental adalah pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Jalan Medan-Banda Aceh, Bireuen-Takengon, Meulaboh, Tapaktuan dan lain-lain adalah karya lain dari Teuku Markam yang didanai oleh Bank Dunia. Sampai sekarang pun, jalan-jalan itu tetap awet. Teuku Markam pernah memiliki sejumlah kapal, dok kapal di Jakarta, Makassar, Medan, Palembang. Ia pun tercatat sebagai eksportir pertama mobil Toyota Hardtop dari Jepang. Usaha lain adalah mengimpor plat baja, besi beton sampai senjata untuk militer.

Mengingat peran yang begitu besar dalam percaturan bisnis dan perekonomian Indonesia, Teuku Markam pernah disebut-sebut sebagai anggota kabinet bayangan pemerintahan Soekarno. Peran Markam menjadi runtuh seiring dengan berkuasanya pemerintahan Soeharto. Ia ditahan selama delapan tahun dengan tuduhan terlibat PKI. Harta kekayaannya diambil alih begitu saja oleh Rezim Orba. Pernah mencoba bangkit sekeluar dari penjara, tapi tidak sempat bertahan lama. Tahun 1985 ia meninggal dunia. Aktivitas bisnisnya ditekan habis-habisan. Ahli warisnya hidup terlunta-lunta sampai ada yang menderita depresi mental. Hingga kekuasaan Orba berakhir, nama baik Teuku Markam tidak pernah direhabilitir. Anak-anaknya mencoba bertahan hidup dengan segala daya upaya dan memanfaatkan bekas koneksi-koneksi bisnis Teuku Markam. Dan kini, ahli waris Teuku Markam tengah berjuang mengembalikan hak-hak orang tuanya.

Siapakah Teuku Markam ??

Teuku Markam turunan uleebalang. Lahir tahun 1925. Ayahnya Teuku Marhaban. Kampungnya Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara. Sejak kecil Teuku Markam sudah menjadi yatim piatu. Ketika usia 9 tahun, Teuku Marhaban meninggal dunia. Sedangkan ibunya telah lebih dulu meninggal. Teuku Markam kemudian diasuh kakaknya Cut Nyak Putroe. Sempat mengecap pendidikan sampai kelas 4 SR (Sekolah Rakyat).

Teuku Markam tumbuh lalu menjadi pemuda dan memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu. Teuku Markam bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dan ikut pertempuran di Tembung, Sumatera Utara bersama-sama dengan Jendral Bejo, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin dan lain-lain. Selama bertugas di Sumatera Utara, Teuku Markam aktif di berbagai lapangan pertempuran. Bahkan ia ikut mendamaikan clash antara pasukan Simbolon dengan pasukan Manaf Lubis.
Sebagai prajurit penghubung, Teuku Markam lalu diutus oleh Panglima Jenderal Bejo ke Jakarta untuk bertemu pimpinan pemerintah. Oleh pimpinan, Teuku Markam diutus lagi ke Bandung untuk menjadi ajudan Jenderal Gatot Soebroto. Tugas itu diemban Markam sampai Gatot Soebroto meninggal dunia.

Adalah Gatot Soebroto pula yang mempercayakan Teuku Markam untuk bertemu dengan Presiden Soekarno. Waktu itu, Bung Karno memang menginginkan adanya pengusaha pribumi yang betul-betul mampu menghendel masalah perekonomian Indonesia. Tahun 1957, ketika Teuku Markam berpangkat kapten (NRP 12276), kembali ke Aceh dan mendirikan PT Karkam. Ia sempat bentrok dengan Teuku Hamzah (Panglima Kodam Iskandar Muda) karena "disiriki" oleh orang lain. Akibatnya Teuku Markam ditahan dan baru keluar tahun 1958. Pertentangan dengan Teuku Hamzah berhasil didamaikan oleh Sjamaun Gaharu.

Keluar dari tahanan, Teuku Markam kembali ke Jakarta dengan membawa PT Karkam. Perusahaan itu dipercaya oleh Pemerintah RI mengelola pampasan perang untuk dijadikan dana revolusi. Selanjutnya Teuku Markam benar-benar menggeluti dunia usaha dengan sejumlah aset berupa kapal dan beberapa dok kapal di Palembang, Medan, Jakarta, Makassar, Surabaya. Bisnis Teuku Markam semakin luas karena ia juga terjun dalam ekspor - impor dengan sejumlah negara. Antara lain mengimpor mobil Toyota Hardtop dari Jepang, besi beton, plat baja dan bahkan sempat mengimpor senjata atas persetujuan Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Presiden.

Komitmen Teuku Markam adalah mendukung perjuangan RI sepenuhnya termasuk pembebasan Irian Barat serta pemberantasan buta huruf yang waktu itu digenjot habis-habisan oleh Soekarno. Hasil bisnis Teuku Markam konon juga ikut menjadi sumber APBN serta mengumpulkan sejumlah 28 kg emas untuk ditempatkan di puncak Monumen Nasional (Monas). Sebagaimana kita tahu bahwa proyek Monas merupakan salah satu impian Soekarno dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Peran Teuku Markam menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tidak kecil berkat bantuan sejumlah dana untuk keperluan KTT itu.

Teuku Markam termasuk salah satu konglomerat Indonesia yang dikenal dekat dengan pemerintahan Soekarno dan sejumlah pejabat lain seperti Menteri PU Ir Sutami, politisi Adam Malik, Soepardjo Rustam, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin, Suhardiman, pengusaha Probosutedjo dan lain-lain. Pada zaman Soekarno, nama Teuku Markam memang luar biasa populer. Sampai-sampai Teuku Markam pernah dikatakan sebagai kabinet bayangan Soekarno.

Sejarah kemudian berbalik. Peran dan sumbangan Teuku Markam dalam membangun perekonomian Indonesia seakan menjadi tiada artinya di mata pemerintahan Orba. Ia difitnah sebagai PKI dan dituding sebagai koruptor dan Soekarnoisme.
Tuduhan itulah yang kemudian mengantarkan Teuku Markam ke penjara pada tahun 1966. Ia dijebloskan ke dalam sel tanpa ada proses pengadilan. Pertama-tama ia dimasukkan tahanan Budi Utomo, lalu dipindahkan ke Guntur, selanjutnya berpindah ke penjara Salemba Jln Percetakan Negara. Lalu dipindah lagi ke tahanan Cipinang, dan terakhir dipindahkan ke tahanan Nirbaya, tahanan untuk politisi di kawasan Pondok Gede Jakarta Timur. Tahun 1972 ia jatuh sakit dan terpaksa dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama kurang lebih dua tahun.

Peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto membuat hidup Teuku Markam menjadi sulit dan prihatin. Ia baru bebas tahun 1974. Ini pun, kabarnya, berkat jasa- jasa baik dari sejumlah teman setianya. Teuku Markam dilepaskan begitu saja tanpa ada konpensasi apapun dari pemerintahan Orba. "Memang betul, saat itu Teuku Markam tidak akan menuntut hak- haknya. Tapi waktu itu ia kan tertindas dan teraniaya," kata Teuku Syauki Markam, salah seorang putra Teuku Markam.

Soeharto selaku Ketua Presidium Kabinet Ampera, pada 14 Agustus 1966 mengambil alih aset Teuku Markam berupa perkantoran, tanah dan lain-lain yang kemudian dikelola PT PP Berdikari yang didirikan Suhardiman untuk dan atas nama pemerintahan RI. Suhardiman, Bustanil Arifin, Amran Zamzami (dua orang terakhir ini adalah tokoh Aceh di Jakarta) termasuk teman-teman Markam. Namun tidak banyak menolong mengembalikan asset PT Karkam. Justru mereka ikut mengelola aset-aset tersebut di bawah bendera PT PP Berdikari. Suhardiman adalah orang pertama yang memimpin perusahaan tersebut. Di jajaran direktur tertera Sukotriwarno, Edhy Tjahaja, dan Amran Zamzami. Selanjutnya PP Berdikari dipimpin Letjen Achmad Tirtosudiro, Drs Ahman Nurhani, dan Bustanil Arifin SH.

Pada tahun 1974, Soeharto mengeluarkan Keppres N0 31 Tahun 1974 yang isinya antara lain penegasan status harta kekayaan eks PT Karkam/PT Aslam/PT Sinar Pagi yang diambil alih pemerintahan RI tahun 1966 berstatus "pinjaman" yang nilainya Rp 411.314.924,29 sebagai penyertaan modal negara di PT PP Berdikari.
Kepres itu terbit persis pada tahun dibebaskannya Teuku Markam dari tahanan.

Proyek Bank Dunia

Sekeluar dari penjara, tahun 1974, Teuku Markam mendirikan PT Marjaya dan menggarap proyek-prorek Bank Dunia untuk pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Tapi tidak satupun dari proyek-proyek raksasa yang dikerjakan PT Marjaya baik di Aceh maupun di Jawa Barat, mau diresmikan oleh pemerintahan Soeharto. Proyek PT Marjaya di Aceh antara lain pembangunan Jalan Bireuen - Takengon, Aceh Barat, Aceh Selatan, Medan-Banda Aceh, PT PIM dan lain-lain.

Teuku Syauki menduga, Rezim Orba sangat takut apabila Teuku Markam kembali bangkit. Untuk itulah, kata Teuku Syauki, proyek-proyek Markam "dianggap" angin lalu.

Teuku Markam meninggal tahun 1985 akibat komplikasi berbagai penyakit di Jakarta. Sampai akhir hayatnya, pemerintah tidak pernah merehabilitasi namanya. Bahkan sampai sekarang.

Toko " Di Dunia yg Desain Interiornya Unik Dan Menakjubkan "

Romanticism, Hanzhou-China
Pemilik Romanticism, sebuah toko pakaian di Hangzhou (Cina), menginginkan sebuah desain interior yang orang lain tidak bisa menirunya. Mereka mendapatkan itu dan lebih banyak dengan desain ultra modern basketweave yang luar biasa yang disesain oleh SAKO Architects, dimana dimulai dengan “kulit” berupa jarring-jaring berwarna putih di luar pintu masuk toko dan berlanjut melalui ruang interior, membentuk dinding, bangku dan elemen arsitektur lainnya. Meskipun Anda tidak bisa tidak menganga melihat pada keindahan dari interior itu, desain yang serba putih itu menghilangkan semua gangguan dari pakaian berwarna dan aksesoris yang ada.

Podium 1, Paris

Telusuri pintu masuk Podium 1 yang berwarna hitam glossy di Paris dan Anda akan disambut oleh kayu lapuk, krom mengkilat, lemari dekoratif dan wallpaper emas dalam cetakan yang unik. Perusahaan desain yang berbasis di Moscow yang bernama One Over One telah menyimpan perhiasan-perhiasan yang indah ini dengan tempat penyimpanan yang eksentrik.

Nike Bowery Stadium, NYC

Penggemar Piala Dunia yang senang menonton pertandingan mendapatkan perlakuan khusus di Nike Bowery Stadium ini. Tempat yang secara visual menarik ini digambarkan oleh Paper Mag sebagai "bagian ruang galeri, ruang ritel, dan umumnya adalah sebuah tempat hangspot untuk olahraga”. Dirancang oleh Rafael de Cardenas, bangunan ini memiliki ruang ganti basement yang modern yang penuh dengan pola dan warna yang cerah.

Oh Wow Book Club
Bila kamu akan menamai tokomu dengan nama Oh Wow Book Club, mungkin kamu harus memiliki interior yang membuat orang-orang berseru "Oh, wow!" ketika mereka berjalan ke dalamnya. Ruangan toko yang berbentuk geometris starkly ini dirancang oleh Rafael de Cardenas yang terinspirasi oleh pola yang ditemukan di selimut Navajo, hitam dan putih dengan aksen biru telur robin's.

The Undercover Shop, Japan
Tidak ada kesempatan untuk bagian lainnya di Undercover Shop untuk bersaing dengan bagian langit-langit ketika langit-langit toko ini menjadi mencolok dan “eye-catching”. Instalasi yang terdiri dari ribuan kaca yang berbentuk bola dan silinder, memancarkan cahaya halus ketika hanya beberapa lampu yang menyala.

Snarkitecture Richard Chai Pop-Up Store
Bagaimana Anda membuat dampak yang besar yang mungkin terjadi dengan menggunakan anggaran yang kecil? Jika Anda memiliki kecenderungan yang eksentrik dari perusahaan desain Snarkitecture, Anda akanmengukir keseluruhan toko dengan blok besar yang berbentuk arsitektur busa putih. Desainer yang berbasis di Brooklyn telah membentuk ruangan toko ini dengan menggunakan pemotong kawat panas, menciptakan apa yang tampak seperti lanskap di kutub.

Patrick Cox, Tokyo
Toko Patrick Cox di Tokyo yang semuanya berwarna putih ini terlihat memiliki ruang yang terlihat positif dengan pilar putih yang bersinar terang pada barang-barang seperti tas dan dompet. Ruang ini dirancang oleh arsitek lokal Chikara Ohno. Toko ini memiliki desain-desain berbentuk drum besar yang terdapat di hamper semua bagian.

BAPE Los Angeles
Toko yang terletak di Melrose Avenue ini merupakan sebuah bangunan yang sangat menarik untuk para penggemar desain. Daya tarik utama, yang berbicara dalam hal arsitektur, adalah tampilan pilar besar di tengah toko yang menampilkan parade sepatu berwarna cerah di atas ban berjalan.

Kymyka Shoe Store, Netherlands
Dirancang oleh Maurice Mentjens, Toko Kymyka di Maastricht, Belanda mengambil kebijakan yang tidak biasa untuk menampilkan koleksi sepatu dari merek desainer seperti Stella McCartney dan Yves Saint Laurent. Sebagai objek patung, sepatu masing-masing diberi tiang-tiang baja sendiri.

Vila Sofa, Amsterdam
“Potongan” yang bermacam-macam dan warna palet yang terbatas menjadi cirri khas dari toko Vila Sofa ini, yang dirancang oleh Tjep. Toko ini memiliki desain seperti tempat bermain bagi anak-anak.

Kamis, 01 September 2011

Imam Syafi'i (Gaza, Palestina, 150 H / 767 - Fusthat, Mesir 204H / 819M)

Abu Abdillah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i yang kemudian terkenal dengan nama Imam asy-Syafi’i adalah pendiri dan pemimpin Mazhab Syafi’i dan Imam ketiga dalam mazhab Ahlusunnah. Nasab beliau sampai kepada Hasyim bin Abdul Muthalib kemenakan dari Hasyim bin ‘Abdu Manaf yang dinisbatkan kepada kakeknya yang bernama Syafi’ bin Saib yang hidup sezaman dengan Rasulullah saw.

Kebanyakan ahli sejarah berpendapat bahwa Imam Syafi'i lahir di Gaza, Palestina, namun di antara pendapat ini terdapat pula yang menyatakan bahwa dia lahir di Asqalan; sebuah kota yang berjarak sekitar tiga farsakh dari Gaza. Menurut para ahli sejarah pula, Imam Syafi'i lahir pada tahun 150 H, yang mana pada tahun ini wafat pula seorang ulama besar Sunni yang bernama Imam Abu Hanifah.

Imam Syafi'i merupakan keturunan dari al-Muththalib, jadi dia termasuk ke dalam Bani Muththalib. Nasab Beliau adalah Muhammad bin Idris bin Al-Abbas bin Utsman bin Syafi’ bin As-Sa’ib bin Ubaid bin Abdi Yazid bin Hasyim bin Al-Mutthalib bin Abdulmanaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Nasabnya bertemu dengan Rasulullah di Abdul-Manaf.

Dari nasab tersebut, Al-Mutthalib bin Abdi Manaf, kakek Muhammad bin Idris Asy-Syafi`ie, adalah saudara kandung Hasyim bin Abdi Manaf kakek Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam .

Kemudian juga saudara kandung Abdul Mutthalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam , bernama Syifa’, dinikahi oleh Ubaid bin Abdi Yazid, sehingga melahirkan anak bernama As-Sa’ib, ayahnya Syafi’. Kepada Syafi’ bin As-Sa’ib radliyallahu `anhuma inilah bayi yatim tersebut dinisbahkan nasabnya sehingga terkenal dengan nama Muhammad bin Idris Asy-Syafi`ie Al-Mutthalibi. Dengan demikian nasab yatim ini sangat dekat dengan Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam .

Bahkan karena Hasyim bin Abdi Manaf, yang kemudian melahirkan Bani Hasyim, adalah saudara kandung dengan Mutthalib bin Abdi manaf, yang melahirkan Bani Mutthalib, maka Rasulullah bersabda:

Hanyalah kami (yakni Bani Hasyim) dengan mereka (yakni Bani Mutthalib) berasal dari satu nasab. Sambil beliau menyilang-nyilangkan jari jemari kedua tangan beliau.

—HR. Abu Nu’aim Al-Asfahani dalam Hilyah nya juz 9 hal. 65 - 66


Kebanyakan ahli sejarah mencatat bahwa Imam Syafi’i dilahirkan di kota Gaza, Palestina, namun ada juga yang berpendapat bahwa beliau lahir di Asqalan. Ada juga yang mengatakan Imam Syafi'i lahir pada tahun 150 H di Yaman dimana pada tahun ini wafat pula seorang ulama besar Ahlusunnah yang bernama Imam Abu Hanifah.

Sejak kecil Syafi’i telah kehilangan ayahnya. Kala itu beliau diasuh dan dibesarkan oleh ibunya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan serba kekurangan. Imam Syafi’i mempelajari fikih dan hadis ketika di Mekkah dan untuk beberapa waktu beliau juga belajar syair, sastra bahasa (lughat) dan nahwu di Yaman. Sampai pada suatu waktu atas saran Mus’ab bin Abdullah bin Zubair, beliau pergi ke Madinah untuk menekuni ilmu hadis dan fikih. Diusianya yang relatif muda (sekitar 20 tahunan), beliau telah belajar kepada Imam Malik bin Anas, pendiri Mazhab Maliki.

Imam Syafi’i menuturkan masa lalunya seperti ini: Sewaktu saya belajar, guru saya mengajarkan kepada saya tentang Al-Qur’an dan saya pun menghafalnya. Saya ingat waktu itu guru saya pernah berkata: ‘Tidak halal bagi saya sekiranya mengambil imbalan dari kamu.” Dengan alasan tersebut, akhirnya saya meninggalkan guru tersebut. Sejak itu saya mengumpulkan potongan tembikar, kulit dan pelepah kurma yang agak besar sebagai sarana yang saya pakai untuk menuliskan hadis. Akhirnya, saya pergi ke Mekkah. Aku tinggal bersama kabilah Hudail yang terkenal dengan kefasihannya selama 17 tahun. Setiap kali mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain, aku pun mengikuti jejak mereka. Saat aku pulang ke Mekkah, aku telah menguasai banyak sekali disiplin ilmu. Waktu itu aku bertemu dengan salah seorang pengikut Zubair lalu salah seorang dari mereka berkata kepadaku: “Sangat berat bagiku melihat Anda yang begitu jenius dan fasih namun Anda tidak mempelajari fikih.” Tak lama setelah itu, mereka membawaku ke tempat Imam Malik.

Saya telah memiliki buku “Al-Muwatho’” Imam Malik dan cuma dalam waktu sembilan hari aku telah mempelajarinya. Kemudian saya pergi ke Madinah untuk belajar dan menghadiri majlis taklim Imam Malik.”

Kecerdasannya membuat Imam Malik amat mengaguminya. Sementara itu As-Syafi`ie sendiri sangat terkesan dan sangat mengagumi Imam Malik di Al-Madinah dan Imam Sufyan bin Uyainah di Makkah.

Beliau menyatakan kekagumannya setelah menjadi Imam dengan pernyataannya yang terkenal berbunyi: “Seandainya tidak ada Malik bin Anas dan Sufyan bin Uyainah, niscaya akan hilanglah ilmu dari Hijaz.” Juga beliau menyatakan lebih lanjut kekagumannya kepada Imam Malik: “Bila datang Imam Malik di suatu majelis, maka Malik menjadi bintang di majelis itu.” Beliau juga sangat terkesan dengan kitab Al-Muwattha’ Imam Malik sehingga beliau menyatakan: “Tidak ada kitab yang lebih bermanfaat setelah Al-Qur’an, lebih dari kitab Al-Muwattha’ .” Beliau juga menyatakan: “Aku tidak membaca Al-Muwattha’ Malik, kecuali mesti bertambah pemahamanku.”

Imam Syafi’i tetap tinggal di kota Madinah sampai saat wafatnya Malik bin Anas. Kemudian beliau pergi ke Yaman dan beliau menghabiskan aktivitasnya di sana. Penguasa Yaman pada waktu itu seorang yang zalim dan bekerja sama dengan pemerintahan Harun ar-Rasyid, Khalifah Abassiyah. Dalam kondisi seperti itu, penguasa menangkap Imam Syafi’i dengan alasan dikhawatirkan beliau akan memberontak bersama Alawiyyin (keturunan Ali bin Abi Thalib) lalu beliau dibawa kepada Harun ar-Rasyid, tetapi Harun ar-Rasyid membebaskannya.

Muhammad bin Idris untuk beberapa waktu pergi ke Mesir dan kemudian pada tahun 195 H beliau mendatangi Bagdad dan mengajar disana. Setelah dua tahun tinggal di Bagdad, beliau kembali ke Mekkah. Tak lama setelah itu, beliau pergi lagi ke kota Bagdad dan dalam waktu yang cukup singkat tinggal di Bagdad. Pada tahun 200 H di penghujung bulan Rajab di usia 54 tahun beliau meninggal dunia di Mesir. Tempat pemakamannya di Bani Abdul Hakam berdekatan dengan makamnya para syuhada dan menjadi tempat ziarah kaum Muslimin, khususnya kalangan Ahlusunnah.

Salah satu murid Imam Syafi’i yang terkenal adalah Ahmad bin Hanbal, pendiri Mazhab Hanbali.

Karya-karya Imam Syafi’i

Imam Syafi’i memiliki banyak sekali karya berharga, di antaranya adalah:

1. Al-Umm

2. Musnad as-Syafi’i

3. As-Sunnan

4. Kitab Thaharah

5. Kitab Istiqbal Qiblah

6. Kitab Ijab al-jum’ah

7. Sholatul ‘Idain

8. Sholatul Khusuf

9. Manasik al Kabir

10. Kitab Risalah Jadid

11. Kitab Ikhtilaf Hadist

12. Kitab Syahadat

13. Kitab Dhahaya

14. Kitab Kasril Ard

Berhubung pusat pengajaran beliau berada di kota Bagdad dan Kairo, maka melalui dua kota tersebut secara perlahan Mazhab Syafi’i disebarkan oleh murid-muridnya ke negeri-negeri Islam lainnya, seperti Syam, Khurasan dan Mawara’u Nahr. Tetapi pada abad ke-5 dan ke-6 terjadi konflik keras antara para pengikut Syafi’i dan pengikut Hanafi di Bagdad dan juga pengikut Syafi’i dan Hanafi di Isfahan. Begitu juga para pengikut Syafi’i sempat bentrok dengan dengan para pengikut Syiah dan Hanafi pada zaman Yaqut dimana setelah itu mereka menguasai kota Rei.

Mazhab Syafi’i lebih dikenal dengan perpanduan antara ahli qiyas dan ahli hadis. Mazhab Syafi’i sekarang tersebar di Mesir, Afrika Timur, Afrika Selatan, Arab Saudi bagian Barat dan Selatan, Indonesia, sebagian dari Palestina dan sebagian dari Asia Tengah, khususnya kawasan Kurdistan.

Di antara ulama-ulama pengikut Mazhab Syafi’i yang terkenal adalah: Nasai’, Abu Hasan Asy’ari, Abu Ishaq Shirazi, Imamul Haramain, Abu Hamid Ghazali, dan Imam Rafi’i.